oleh

Pekerja POJF Tewas di Hajar Massa

-Kriminal-602 views

Detik Bhayangkara.com, Sumbar– Pekerja Objek Jaminan Fidusia tewas dihajar massa, peristiwa itu terjadi di nagari maninjau, kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Sabtu (30/3/2019).

Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu M Reza mengatakan, Korban berinisial M (51) warga Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Ia bersama 5 orang temannya dihakimi massa karena mengambil tanpa izin satu unit mobil L 300 warga.

“Mereka mengambil paksa mobil pengangkut sawit yang terparkir di Simpang Padang Koto Gadang, Kecamatan Palembayan, sekitar pukul 12.00 Wib, melihat kendaraan diambil tanpa izin Egi selaku sopir langsung menghubungi temannya,” ujar Kapolres.

Mendapat informasi dari Egi, jelas Kapolres, warga langsung melakukan pengejaran ke kecamatan Lubuk Basung hingga ke tanjung raya. Pelarian para Debt Collector berhenti usai ribuan warga menutup habis jalan menuju Bukit tinggi di depan Koramil Tanjung Raya, sekitar pukul 14.30 WIB, sehingga memaksa mereka turun.

Saat keluar dari mobil mereka langsung melarikan diri ke mako koramil sambil menghindari serangan dari warga, satu orang berhasil menyelamatkan diri, namun satu orang lagi dihajar masa yang geram.

Pihak Koramil Tanjung Raya pun berusaha menyelamatkan mereka dengan cara menyembunyikan di Mako Koramil, beruntungnya 4 orang temannya segera menyelamatkan diri ke Mako Polsek Tanjung Raya sehingga luput dari penghakiman massa.

Bersama barang bukti, mereka kemudian diamankan ke Polres Agam, 1 dari 6 debt collector yang diangkut petugas mengalami luka yang cukup parah dan dilarikan RSUD Lubuk basung namun menghembuskan nafas terakhir sebelum mendapat pertolongan.

“Mereka mengaku satu tim Debt Collector dari pihak ketiga, namun saat ditanyakan surat tugas mereka tidak bisa menunjukkan,” jelasnya.

Kepada polisi mereka juga mengaku beroperasi sebanyak 8 orang menggunakan 2 unit mobil, Toyota Avanza dan Suzuki Karimun.

“Kita mengamankan 6 orang sedangkan 2 orang lagi yang mengendarai Avanza berhasil melarikan diri, saat ini kita masih melakukan pemeriksaan serta menunggu laporan dari pemilik mobil,” pungkasnya. ( Indra Eka )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed