oleh

Diduga Proyek Gagal Di Eks. Dinas ESDM Tidak Tersentuh Hukum

Detik Bhayangkara.com, Kab. Malang- Pemilu 2019 telah usai, meskipun saat ini masih menunggu proses penghitungan suara, namun kini masyarakat menunggu janji-janji manis para pimpinan yang duduk dilegislatif maupun eksekutif. Termasuk menunggu keberanian para pejabat untuk mengadili, mantan Kepala dinas (Kadis) ESDM kab. Malang, Budi Iswoyo yang telah membuat proyek gagal, dengan titel “Mendukung Desa Mandiri Energi” didesa Panggung kecamatan Kepanjen, yang telah menelan anggaran Rp 800 juta, namun termasuk proyek gagal.

Diduga meskipun telah gagal, dan telah menelan anggaran ratusan juta, namun hingga kini penanganannya terkesan masuk angin, karena belum ada pejabat yang memproses terkait gagalnya proyek tersebut.

Menurut salah seorang warga, Ed (inisial, Red) mengatakan, proyek tersebut sekitar tahun 2008, menelan anggaran sebesar 800 juta, saat itu kepala dinasnya bernama Budi Iswoyo yang sekarang menjabat Kadis Lingkungan Hidup.

” mulai dari awal proyek pembangkit selesai, hingga kini warga belum pernah merasakan manfaatnya, saat itu hanya untuk menerangi satu warung yang berada dipinggir jalan, itupun hanya satu minggu,” ucapnya kepada awak media, Rabu (24/4/2019).

Ditambahkannya, sempat mempekerjakan security untuk menjaga dipembangkit tersebut, nama securitynya pak Tik dan pak Yo yang bertugas menjaga, bapak konfirmasi ke mantan security tersebut, yang sekarang bekerja di pabrik yang berada didekat pembangkit tersebut.

Saat ini nampak dilokasi pembangkit tersebut, sejumlah intrumen panel yang kini tidak berfungsi bahkan beberapa kabel yang telah putus, melihat kejadian tersebut, kepala dinas LH Budi Iswoyo yang saat itu menjabat kepala dinas ESDM berusaha dihubungi oleh awak media, namun hingga berita ini dirilis yang bersangkutan tidak mau menjawab atau menganggkat teleponnya (Bersambung). (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed