oleh

DKP Jatim Melaksanakan Program Pengembangan Kawasan Agropolitan di 15 Kabupaten Tahun 2019

-daerah-3.539 views

Detik Bhayangkara.com, Surabaya-   Patut mendapat apresiasi bersama, ditahun 2019 Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jatim melaksanakan giat pengembangan kawasan Agropolitan di 15 Kabupaten.

Menurut Kepala Bidang Perikanan Budidaya (Kabid) DKP Jatim, Hari Pranoto melalui Kapala Seksi Sapras, Ardy Soesanto mengatakan, bahwa Pengembangan Agropolitan sendiri tujuannya untuk meningkatkan kegiatan perekonomian, khususnya yang berasal dari usaha-usaha perikanan, disini ada konsep pembangunan Minapolitan yakni untuk peningkatan ekonomi yang berbasis kawasan, jadi dalam satu kawasan itu diharapkan terjadi kegiatan yang terintegrasi, ada beberapa sektor yang masuk diantaranya Perikanan, perkebunan, pertanian, sehingga dalam kawasan itu nantinya dapat tercipta kegiatan yang berbasis Agro.

” dari perikanan sendiri diharapkan ada kegiatan yang komplek mulai dari hulu sampai hilir, ada kegiatan pembenihan, budidaya yang diharapkan nanti berkembang usaha pengelolahan perikanan, sehingga bisa mandiri dalam arti tentang kegiatan perikanan,” ungkapnya.

Lebih jauh Ardy memaparkan, kawasan Minapolitan ini yakni wilayah yang mempunyai fungsi utama masalah ekonomi, konsepnya pembangunan yang terintegrasi, efisien, berkualitas dan percepatan pembangunan. Adapun dikembangkannya kegiatan ini sebagai usaha dalam menyelesaikan isu Nasional masalah gizi dan peningkatan SDM diantaranya Stunting, Wasting dan Overweight, ini berhubungan dengan protein yang di butuhkan dalam konsumsi masyarakat.

” Selama ini sumber protein hewani dapat terpenuhi dari daging, telur, ayam dan ikan. Harapan ke depan ikan dapat berperan ambil bagian terbesar dalam hal pemenuhan protein hewani,” ucapnya.

Upayanya adalah bagaimana ikan dapat mudah diperoleh oleh masyarakat, karena selama ini masyarakat lebih mudah untuk mendapatkan yg lain misalnya telur, sedang kalau penyadiaan ikan butuh alat-alat tertentu misalnya freezer.


Oleh karenanya pengolahan hasil perikanan dengan berbagai macam olahan menjadi target, agar nanti mudah penyediaannya dan masyarakat mudah mendapatkannya.

”Sehingga harapan agar tingkat konsumsi makan ikan di Jatim terus meningkat dapat diwujudkan,” bebernya.

Ditambahkan Ardy, untuk mengoptimalkan program ini, DKP Jatim bekerja sama dengan Dinas Kabupaten/Kota yang menangani, mulai dari pengajuan proposal oleh kelompok dan kemudian di verifikasi.

” Hingga akhirnya nanti ada kelompok pembudidaya ikan yang sudah terpilih untuk menerima paket kegiatan tersebut,” pungkasnya. (Rs’08)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed