oleh

Pembukaan Pusat Oleh-Oleh Kas Kediri Di RM “Sribu Asri”, Gampengrejo Kediri

-daerah-4,639 views

Detik Bhayangkara.com, Kediri Raya-  Bertempat di RM “Sribu Asri” jalan raya Kediri Kertosono, Desa Gampengrejo Kecamatan Gampengrejo Kediri, dilaksanakan pembuakaan Pusat Oleh-oleh Khas Kediri, Jumat (20/9/2019) sekira 13.30 wib.

Tampak hadir dalam pembukaan tersebut, Kapolsek Gampengrejo Kediri AKP. Muklason, Danramil Gampengrejo Kapten (Inf) H. Masduki, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Kopusmik) Tunggul, Dinas Perdagangan yang di wakili oleh Kabid Perdagangan, Rosa, Ketua UMKM Kediri Gatot Siswanto yang akrap di sapa “Gus Gatot” yang juga bos GTT Kediri, Lembaga Perbankan di Kediri, Ketua DPC LSM KPK, Nur Rohmad, Deklarator Laskar Sri Adji Joyoboyo (LSAJ) Indonesia R. Setyohadi serta anggota Paguyuban Kelud Mandiri.

Menurut Owner Pusat oleh-oleh yang juga pemilik RM “Sribu Asri”, Sunariadi mengatakan bahwa, tema kegiatan ini adalah Pembukaan pusat oleh-oleh khas Kediri yang di bantu product dari UMKM. Adapun tujuannya supaya UMKM nanti bisa berjalan dengan baik dengan bukanya pusat oleh-oleh di Gampengrejo ini masyarakat supaya tau, selain itu nantinya desapun juga mendapatkan imbalan rezeki.

”Harapan saya, semoga UMKM selalu mensuport, memberi bimbingan karena saya sendiri masih belum pernah punya pengalaman tentang oleh-oleh, semoga Sribu Asri dan UMKM jaya,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Kopusmik Kabupaten Kediri, Tunggul dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar Sribu Asri ” Pak Sunari” yang telah memberikan tempat yang strategis ini untuk membantu pemasaran product UMKM.

”harapan kami, nanti semoga di timur raya juga di masuklan juga tidak apa-apa sehingga kerja sama kita terus terjalin,” harapnya.

Ditambahkannya, Jumlah UMKM di Kabupaten Kediri ada sekitar 6000 an, sedangkan di Gampengrejo saja ada 840 an, sehingga kalau di sini sangat baik sekali.

”Sribu Asri ini merupakan gerai yang ke 16 di Kabupaten Kediri, sedangkan gerai yang terbesar saat ini adalah Gudang Tahu Takwa (GTT) di Toyoresmi, Ngasem, sedangkan lainnya tersebar di seluruh Kediri,” pungkasnya. (Rs’08)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed