oleh

Hasil Kerja Supadi,SE Selama Satu Periode Dapat Dinikmati Masyarakat Tarokan Kediri

-daerah-3,909 views

Detik Bhayangkara.com, Kediri Raya-  Nama Supadi, SE mungkin sudah tidak asing lagi di telinga semua masyarakat Kediri.

Pria usia 40 tahun warga Dusun Bukaan yang saat ini menjabat Kades (Incumben) Tarokan, Kecamatan Tarokan Kediri dikenal dekat dengan semua kalangan masyarakat. Di bawah tangan dingin Supadi. SE, pembangunan di Tarokan berjalan lancar, pembangunan fisik dan non fisik berjalan lancar.

Menurut muslimin (39) warga setempat menuturkan, bahwa sosok seorang Supadi itu orangnya dikenal dekat sama semua masyarakat, dan yang jadi perbincangan kalayak ramai adalah orangnya dermawan yang bukan di ada-ada dan dibuat-buat serta bisa membawa masyarakatnya untuk maju.

Tambah muslimin, bahwa Supadi itu setiap tahun selalu memberikan rezekinya kepada semua masyarakatnya yang kurang mampu, kaum duafa, yatim piatu, janda tua dan lainnya.

“Pembangunan insfrastruktur begitu pesat, jika kita melihat luas wilayahnya Desa Tarokan terdiri dari 10 Dusun dan letaknya di pegunungan tapi pembangunannya berjalan lancar seperti plengsengan, talut-talut jalan, dan jalanpun mulus. Pokoknya di bawah kepemimpinan Lurah Supadi masyarakat merasakan perkembangan kemajuan dan merasakan hasilnya, “ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Deklatator Divisi Sriaji Jojoboyo Indonesia yang berpusat di Kediri, Kami dari DSAJ Indonesia selalu memantau perkembangan semua desa di Kediri, untuk Desa Tarokan 5 tahun yang lalu memang belum semaju seperti sekarang ini.

“Tambah R. Setyohadi. ST yang akrap di sapa Satrio Piningit, bahwa Tarokan di bawah kepemimpinan Supadi. SE lebih makmur dan sejahtera, pembangunan segala bidang berjalan lancar bahkan Supadi setiap tahun selalu mengadakan kegiatan yang berhubungan dengan keagamaan seperti pengajian akbar, dan pertunjukan di hari besar nasional dan keagamaan yang kesemuanya untuk masyarakat Tarokan, selain itu Supadi juga bertekat menjadikan Tarokan sebagai Icon wisata Kabupaten Kediri, dan menjadikan desa wisata di tahun 2020, ” pungkasnya. (Rs’08)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed