oleh

Polsek Serpong Grebek Toko Kelontong Penjual Obat ilegal Di Lengkong Karya Tangerang Selatan

-Kriminal-2,577 views

Detik Bhayangkara.com, Tangerang Selatan-  Polsek Serpong Polres Tangerang Selatan berhasil menggerebek sebuah toko kelontong di Jalan Lengkong Karya, Serpong Utara (Serut), Tangerang Selatan (Tangsel) Kamis (7/11/2019).

Dalam penggrebekan tersebut petugas memeriksa setiap sudut toko dan ditemukan berbagai jenis obat keras yang peredarannya diawasi secara ketat oleh BPPOM .

Kepala unit Provos Polsek Serpong, Iptu Oslan Gultom mengatakan, penggrebekan itu dilakukan oleh unit gabungan Polsek Serpong dengan menggelar Operasi Cipta Kondisi di wilayah hukum Serpong.

Penggrebekan ini di lakukan berawal dari informasi masyarakat bahwa ada toko kelontong yang diduga menjual obat-obatan keras ke kalangan pelajar dan masyarakat.

“Saat kami gerebek, penjual sempat mengelak kalau dia menjual obat terlarang. Setelah kami geledah, benar ditemukan ratusan obat terlarang,” ujar Gultom selaku pemimpin dalam operasi tersebut.

Ia menerangkan, ratusan obat-obatan itu disembunyikan di sebuah kotak salep.

“Yang disimpan di etalase bercampur dengan produk kosmetik,” imbuhnya.

Gultom menuturkan, ratusan obat-obatan keras yang temukan itu memiliki jenis yang berbeda-beda, diantaranya jenis Tramadol, Heximer, Valdimex, Alprazolam dan Merlopam.

Menurutnya, berbagai jenis obat-obatan itu memiliki dampak halusinasi tinggi saat dikonsumsi.

“Berhalusinasi tinggi dan efeknya menjadi diluar kendali,” terangnya.

Bahkan, lanjut Gultom, jika dikonsumsi berulang-ulang kali tanpa resep dokter berbahaya bagi kesehatan.

“Bahkan dapat memicu tindakan kriminalitas. Ya karena tidak mampu mengontrol diri,” tutur Gultom.

Kini, penjual berikut barang bukti obat-obat yang peredarannya diatur dalam edar Undang-undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan digelandang ke Polsek Serpong, guna proses lebih lanjut.

Toko kelontong dan kosmetik yang menjual obat keras ilegal sudah sangat banyak di kota TangSel , masyarakat berharap Pemerintah Kota Tangerang Selatan beserta penegak hukum dan BPPOM dapat menertibkan toko toko tersebut demi keselamatan masa depan generasi bangsa dan khususnya masyarakat TangSel. ( Toni )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed