oleh

Aksi Rawat dan Ruwat Lewat Festival Bengawan di HJB Ke 342

-daerah-1.974 views

Detik Bhayangkara.com, Bojonegoro-  Festival Bengawan yang diselenggarakan di tepian bengawan turut Desa Pilanggede, Kecamatan Balen, Bojonegoro, oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro adalah rangakaian salah satu giat Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 342, dan giat acara tersebut juga dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Sekda beserta jajarannya, Forkopimcam serta Kepala Desa se-Kecamatan Balen, pada Sabtu (09/11/2019).

Antusias masyarakat Balen pun menyambut festival ini dengan sangat bangga dan gembira, hal itu ditunjukan dengan memadati lokasi, disamping itu masyarakat setempatpun juga melakukan aksi ruwat serta rawat Bengawan melalui festival tersebut.

Bupati Bojonegoro DR. Hj. Anna Muawanah dalam sambutannya mengatakan bahwa, rangkaian acara Resik Bengawan merupakan bentuk ucapan rasa syukur atas segala kelimpahan sumber daya air dengan cara menjaga serta membersihkannya kembali, sehingga tidak hanya meng-Eksploitasi alam saja namun juga harus merawat.

Menurut nya, Festival Bengawan sendiri merupakan bagian dari pengejawentahan dan rasa syukur kepada semua pihak, maka sudah selayaknya harus dilakukan ruwat dan rawat Bengawan Solo.

“Kita melakukan adat rawat dan ruwat Bengawan Solo yang telah memberikan kelimpahan sumber daya air kepada kita, keharmonisan serta kerukunan dan dengan semangat kegotong royongan akan menumbuhkan semangat pula untuk kita semua,” ujar Bupati Bojonegoro.

Selain iti, perwakilan tim Creative juga menyampaikan bahwa pihaknya mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah aktif turut serta membantu selama proses. Dirinya juga mengatakan bahwa Festival Bengawan kali ini adalah yang pertama digelar di wilayah timur Bojonegoro maka dari itu segala persiapan pun dimaksimalkan.

“Kita disini ingin menjaga lingkungan Bengawan Solo. Saya berharap semua yang kita lakukan dapat berkontribusi untuk membangun bojonegoro,” ungkap perwakilan tim creative juga selaku panitia acara.

Ditambahkan, Festival Bengawan yang ke-6 tersebut mengambil tema “Bengawan Kita” dan acara tersebut juga dirangkai dengan bersamanya Launching Taman Pinggir Gawan dari Desa Pilanggede, Balen.

Giat Festival Bengawan tersebut berlangsung selama dua hari (08- 09 November 2019) dengan berbagai rangkaian acara didalamnya, diantaranya Resik Bengawan, Pameran, Reog Jaranan, Melukis Gerabah, Lomba Perahu Hias serta Pertunjukan Wayang Satri. (Ras)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed