oleh

Ma’ruf Amin Kunker di Desa Tangkil

-nasional-1,613 views

Detik Bhayangkara.com, Malang-  Wakil Presiden (Wapres) RI, Ma’ruf Amin melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke desa Tangkilsari Kecamatan Tajinan untuk melihat kegiatan upaya pengendalian stunting secara berintegrasi, Rabu (27/11/2019).

Wapres dalam Kunkernya didampingi Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki, Kepala Sekretariat Wakil Presiden Mohamad Oemar, dan Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Bambang Widianto.

Menurut Wapres, berdasarkan data yang diperoleh, di Indonesia angka stunting sekarang masih stunting masih pada sekitar 27 persen.

“Angka tersebut terbilang tinggi, kami ingin menurunkan hingga 20 persen,” ucapnya.

Ditambahkannya, untuk itu pemerintah mengajak bersama-sama berusaha menekan angka stunting.

“Indonesia sekarang masih stunting pada angka sekitar 27 persen. Perlu ada upaya-upaya penanganan stunting di daerah,” ungkapnya.

Saya, imbuhnya, melihat di sini sudah ada upaya serius. Seperti pencegahan sejak ibuk hamil, penyediaan jamban, sanitasi dan air bersih. Serta gizi keluarga. Inilah penanganan yang terintegrasi, dan kami lakukan di seluruh Indonesia.

Bupati Malang, HM Sanusi dalam kesempatannya menyampaikan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus berupaya melakukan penanganan stunting dan akan lebih fokus di tahun 2020 nanti.

“Penanganan stunting​ menjadi​ fokus kami. Berikan pertolongan terbaik kepada ibu bersalin. Sehingga angka kematian bayi bisa ditekan sekecil mungkin,” jelasnya.

Salah satu bentuk penanganan stunting, lanjut Sanusi, pihaknya telah membentuk satgas khusus penanganan stunting. Skemannya, setiap satu OPD (organisasi perangkat daerah) menangani satu kecamatan.

“Masing-masing OPD punya wilayah binaan sendiri. Selain itu, kami juga mengupayakan agar masalah stunting ini tidak menjadi program yang berada pada level kabupaten saja. Tapi, desa juga bertanggungjawab,” tandasnya.(Zak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed