oleh

Bus Trans Anggrek Milik Pemkot TangSel Sebagai Angkutan Umum Siluman

-daerah-5,660 views

Detik Bhayangkara.com, Tangerang Selatan-  Modal transportasi umum Bus Trans Anggrek Circle Line jurusan Terminal Pondok Cabe-Rawa Buntu Serpong PP, dianggap sebagian warga Tangerang Selatan sebagai bus siluman.

Bus yang beroperasi sejak tahun 2015 itu belakangan menjadi perbincangan warga terkait salah satu bus berplat merah itu saat melayani warga tak berhenti ketika distop disebuah halte bus di Pamulang, Senin (9/12/2019).

Menurut Ina (28), warga Bukit Pamulang Indah (BPI), Pamulang, Tangerang Selatan, justru mengaku tak tahu persis operasional bus gratis tersebut. Bahkan, kata ibu satu anak itu menganggap Bus Trans Anggrek Cirecle Line sebagai bus siluman.

“Kayaknya bus itu seperti bus siluman ya, kadang ada dan kalau tidak ditunggu bus itu nongol juga. Saya tidak mengerti bus itu bagaimana,” terang Ina saat dijumpai di perempatan Gaplek disela-sela menunggu angkot jurusan muncul.

Warga lain, Yudi (39), justru mengaku sempat menikmati layanan modal transportasi masa tersebut. Ia mengaku memanfaatkan bus tersebut disaat kebetulan saja.

“Pernah saya menikmati Bus Trans Anggrek, itu busnya gratis bang. Saat kebetulan saja sih, tujuan saya kan ke arah villa Dago,”terang Yudi.

Terpisah, salah satu kru bus yang tak ingin namanya disebutkan mengaku dalam sehari bisa melayani penumpang dua sampai tiga kali trayek Terminal Pondok Cabe-Rawa Buntu PP.

Pria yang mengaku sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) di Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan, itu pun juga mengaku mengeluhkan terkait gaji.

“Bus ini dua sampai tiga kali PP melayani penumpang dalam sehari, bus ini ada lima unit dan garasinya di halaman kantor Kir Dishub sebelah kantor Kecamatan Setu. Kalau masalah gaji, saya dibawah honorer bang, statusnya THL dan gajinya cuma Rp1,8 juta. Saya kondekturnya dan itu sopirnya,” katanya saat di seputaran Terminal Pondok Cabe.

Tangsel sebagai salah satu Kota penyangga Ibu kota pada akhirnya gagal dalam mengelola transportasi umumnya ,bagaimana kedepan disaat memasuki era melenium jika saat ini saja sudah gagal total.

Pemerintah Kota TangSel yang sudah berdiri selama 11 tahun Kota dengan APBD yang naik terus setiap tahunnya dan sekarang APBD TangSel tahun 2020 mencapai 3,8 Triliun.

Ada 4 Permasalahan yang belum terealisasi dengan baik oleh Pemerintah Kota TangSel selama 11 tahun ,
* Masalah Kesehatan
* Masalah Pendidikan
* Masalah Drainase
* Masalah Transportasi.
( Toni )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed