oleh

Tanggap Darurat Covid-19 Kades Curungrejo Bersama Tiga Pilar Turun Gunung ke Kampung

-daerah-8,083 views

Detik Bhayangkara.com, Kabupaten Malang-  Posko tanggap darurat covid 19 di desa Curungrejo Kecamatan Kepanjen selalu siaga 24 jam, tiga pilar turun gunung ke kampung, Minggu ( 05/04/2020 ).

Kepala Desa (Kades) Curungrejo, H. Sujud selaku penanggung jawab tanggap darurat kesehatan covid 19 yang ada di desa menuturkan ke awak media, bahwa pagi ini kita giat bersama tiga pilar desa yaitu Babinza, babinkamtibmas, beserta perangkat desa dan relawan cegah virus covid 19 ke dusun mboro utara di perumahan Puri Buana Asri, dengan kerja nyata kita semprotkan disinfektan cairan kerumah warga perumahan.

”Setelah itu kita bersama tiga pilar merapat ke mboro selatan, giat laksanakan menyemprotkan cairan disinfektan covid 19 ke rumah warga agar terhindar dari virus tersebut,” tutur H. Sujud.

H. Sujud mengimbau dan tidak bosan bosannya menyampaikan ke masyarakat agar bisa menjaga diri, contoh selalu cuci tangan dengan air bersih yang mengalir dan pakai sabun deterjen atau pakai hand staiser , selalu memakai alat masker jika bepergian dan keluar rumah serta jaga kesehatan dan minum suplemen vitamin ketahana tubuh agar terhindar dari penyakit virus covid 19 ini.

Mengenai kebutuhan ekonomi bagi warga masyarakat desa Curungrejo yang terdampak akibat virus covid 19 kita upayakan bantuan sosial berupa sembako yang sudah terprogram dari bapak presiden jokowi, sesuai data yang ada di Dinsos Kabupaten Malang.

”Namun bila warga kami yang belum mendapatkan bansos karena tidak terdata, maka akan segera kita ajukan permohonan bansos ke Dinas Sosial kabupaten Malang agar mendpat bantuan,” ujar H. Sujud.

Tentunya permohonan pengajuan Bansos dari Dinsos Kabupaten malang, kata H. Sujud, bagi warga masyarakat desa Curungrejo yang terdampak virus covid 19, sesuai dengan kemampuan pemerintah Desa bisa mendapatkan bantuan sosial berupa sembako.

”Semoga krisis darurat kesehatan yaitu virus covid 19 ini segera berlalu, dan warga saya terhindar dari musibah ini dan segera hilang dari bumi Curungrejo kepanjen arema dan indonesia,” pungkas H. Sujud. ( RZ )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed