oleh

Kapolres Malang Apresiasi Launching Desa Seribu Gentong Akan Menjadi Edukasi Sosial Budaya Yang Agamis dan Sehat

-daerah-6,650 views

Detik Bhayangkara.com, Kab. Malang-  Desa Kuwolu kecamatan Bululawang membuat gebrakan dengan nama “Desa Seribu Gentong ” , Pencanangan Desa Seribu Gentong ini merupakan program hidup bersih serta sehat merujuk pada tradisi sosial budaya Nusantara, yang berupaya kembali menghidupkan kebiasaan mencuci tangan dan kaki ataupun berwudhu sebelum masuk rumah.

Kegiatan ini akan di laksanakan di depan tiap-tiap rumah penduduk, dengan menggunakan media gentong atau wadah air yang terbuat dari tanah liat untuk mencuci tangan dan kaki, serta akan di sediakan juga bahan sabun agar lebih higienis, sehingga sebelum masuk rumah tangan dan kaki sudah bersih, dan bagi yang beragama islam bisa langsung berwudhu.

Dengan harapan tradisi tersebut dapat membangun kesadaran menjaga kebersihan sekaligus untuk mencegah penyebaran corona virus disease 2019 (covid 19).

Kegiatan Launching Seribu Gentong Lawan Corona pada, kamis (09 april 2020) 16.00 WIB di hadiri oleh Kapolres Malang AKBP Hendri Umar, S.I.K., M.H. , Bupati malang Drs. H. M Sanusi M.M , Dandim 0818 malang Letkol (Inf) Ferry Muzawwad S.IP, Ketua DPRD kabupaten malang Drs. Didik Gatot Subroto SH. MH, Ketua BPBD kabupaten malang Drs. Bambang Istiawan, Ketua Sat Pol pp Kabupaten malang Drs. Nazarudin H.T M.Si, Kasubbag Humas Polres Malang Ipda Nining Husumawati, PJU Polres Malang, Muspika Bululawang, Tim medis Puskesmas Bululawang, Perangkat Desa dan Perwakilan Warga Masyarakat Ds. Kuwolu Kec. Bululawang, hadir pula Ketua Kadin Kabupaten Malang, Priyo’bogang’Sudibyo, dan Hari Sasongko tokoh masyarakat sekaligus anggota DPRD Kabupaten Malang.

Dengan kembali menghidupkan tradisi mencuci tangan dan kaki sebelum masuk rumah ataupun saat saling bertamu ke depannya bisa di promosikan untuk di terapkan secara nasional sebagai sebuah edukasi untuk menumbuhkan kebiasaan baik dalam tatakrama kehidupan sosial yang lebih bermartabat, agamis, dan sehat.

”Semoga tradisi Desa seribu gentong ini bisa diikuti oleh daerah lain karena Dengan adanya desa seribu gentong ini paling tidak kita sudah bersama-sama ikut menghidupkan kembali pengerajin gerabah di kabupaten malang,” tutur Kasubbag Humas Polres Malang Ipda Nining Husumawati berharap. (giar)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed