oleh

Komunitas Jurnalis Independen Beri Bantuan Untuk Warga yang Kurang Mampu

-daerah-8,289 views

Detik Bhayangkara.com, Kab. Bogor-  Bergerak cepat untuk peduli dan berbagi pada warga yang sangat membutuhkan dan sangat berharap akan ada Bansos dari Pemerintah, namun tidak kunjung tiba.

Sa’anih (62 tahun) warga desa Cimandala Kecamatan Sukaraja dengan kondisi tergolek lemah, karena menderita stroke sungguh sangat menyayat hati dengan kondisi ekonomi yang Morat- marit, mengharapkan apa yang di janjikan oleh pemerintah setempat.

Ridwan selaku ketua RT juga memberikan statemen, bahwa dia juga sudah menghubungi langsung kepala desa untuk segera melihat kondisi warganya namun sampai saat ini dia belum juga datang.

”Mungkin sedang sibuk, jadi belum sempat datang juga,” ujarnya.

Dalam kesempatan saat menyerahkan sumbangan kepada keluarga Saanih ketua komunitas Jurnalis Independen, Yuyuh/ Abet menyampaikan, bahwa kedatangan kami pada hari ini (23/4/2020) tidak lain dan tidak bukan hanya untuk membantu warga yang saat ini sedang kesusahan dan membutuhkan pertolongan, kalau menunggu bantuan dari pemerintah harus sesuai dengan mekanisme dan aturan, yang kami anggap memakan waktu.

Alhamdulillah kami dapat datang langsung melihat realita yang terjadi terhadap warga arus bawah yang terus menerus berharap bantuan dari pemerintah itu akan datang, Berkat kerjasama dan kekompakan teman teman KJI.

”Apresiasi dari beberapa pengusaha, Rudi Ferdinan dan bapak Sinaga dari Disperindag Bogor, dan semoga apa yang dapat kami lakukan bisa bermanfaat,” ujarnya.

Usai sambutan, yuyuh ( abet) bersama tim memberikan bantuan di wilayah RT 02 RW 02 desa Sukaharja Kecamatan ci jeruk, yang mana salah satu warga di desa sukaharja keadanya sangat memprihatinkan untuk kehidupan sehari-harinya.

Acis surasih (62 tahun) dan anak nya nurlela beserta cucu 4 orang, mengatakan untuk kehidupan sehari-hari hanya mengandalkan pendapatan anaknya hasil dari ngamen dari pintu ke pintu sambil jalan kaki, kalau ada rezeki alhamdulillah, tapi setelah ada penyakit virus corona ( copid 19) penghasilannya kadang dapat kadang cuma buat beli beras aja.

”Sedangkan buat beli susu sachet cucunya  di bagi untuk tiga ( 3) Kali seduh, belum buat bayar kontrakan, alhamdulillah tetangga suka ada yang ngasih buat makan,” ucapnya. (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed