oleh

Heboh…!! Warga Minta Penangkar Ikan Mereka di Bayar PLTA Kerinci

-daerah-10.880 views

Detik Bhayangkara.com, Kab. Kerinci – Pinggiran sungai dibeberapa
desa se-kecamatan Bukit Kerman Kabupaten kerinci, dihebohkan berdirinya diperkirakan ratusan bahkan mungkin ribuan Penangkar Ikan, disebut namanya dalam bahasa Kerinci “Ahan”.

Ahan merupakan penangkar ikan dibuat dari bambu dan kayu yang ditancapkan kedalam air yang diisi dengan semak semak belukar dan lukah untuk menjerat ikan.

Bangunan Ahan sudah membudaya sejak ratusan tahun bagi masyarakat setempat. Ahan merupakan mata pencaharian pokok dan alternatif masyarakat desa pinggiran sungai ini.

Ahan didirikan ketika musim musim panen ikan. Untuk itu masyarakat meminta kepada pihak PLTA Kerinci untuk memberikan kompensasi kepada mereka. Lantaran ketika terjadinya normalisasi sungai untuk kebutuhan PLTA mungkin saja mereka tidak bisa lagi untuk mendapatkan ikan ikan disungai. Termasuk kerambah, Kincir air dan juga tidak bisa lagi mencari siput yang panennya musiman.

Hasil konfirmasi dengan beberapa warga di katakan, PLTA harus memberikan kompensasi karena mata pencarian pokok mereka hilang. Sama halnya dengan proyek SUTT/SUTET tanaman produktif mereka sudah dibabat habis oleh pln. Hingga mereka terpaksa mencari sesuap nasi dengan cara lain. Bahkan sudah puluhan tahun kompensasi tanah mereka sampai saat ini belum dibayar.

”Kami orang miskin kemana harus mengadu, kami juga lihat sisi positifnya untuk pembangunan, tapi hak hak yang layak untuk kami harus diberikan,” sebut warga.

Hasil konfirmasi (31/5) dengan ketua pembebasan lahan dari PT. KMH (Kerinci Merangin Hidro) sebagai pelaksana kegiatan PLTA Kerinci, Aslori di katakan bahwa, tidak semua desa masuk dalam kategori Site Plan mereka.

”Tidak semua Desa masuk dalam site Plant, kita lihat tingkat kebutuhannnya dan menyesuaikan desaign yang ada,” jelas Aslori.

Namun disarankan pihak PLTA sosialisasikan dan pemberitahuan dulu kepada masyarakat via camat, kades, agar adanya ketetbukaan publik, hingga masyarakat jelas terkait hal ini.

Aslori via media ini juga mengucapkan terima kasih terkait masukan dan saran media ini.

”Trimsmakasih masukannya,” sebut Aslori. (Jhoni Herman)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed