oleh

Viral…di Duga Oknum Wartawan Gunakan Fasilitas Mobil Dinas

-headline-10.020 views

Detik Bhayangkara.com, Kab. Malang –  Ramai di viralkan dan telah menjadi trending topic terkait strategi calon dalam pesta demokrasi pemilihan Bupati (Pilbup) pada bulan Desember nanti. Salah satunya calon petahana Sanusi-Didik (Sandi) yang diusung oleh PDIP.

Di duga Sandi membuat tim kemenangan berupa media center yang di mana setiap kegiatan calon petahana akan dipublikasikan oleh tim kemenangannya.

“Semua itu jelas melanggar Kode Etik Wartawan Indonesia (KEWI) yang dimana insan media harus bersikap netral,” sindir salah seorang wartawan.

Parahnya, di duga beberapa oknum wartawan di Kabupaten Malang mendapatkan fasilitas mobil dinas pelat merah milik Pemkab Malang berjenis Toyota Kijang Krista berwarna silver, mobil itu kini berubah warna menjadi hitam silver serta yang sebelumnya berplat merah sudah berubah menjadi plat hitam.

Mobil tersebut ditujukan bagi oknum wartawan sebagai sarana transportasi meliput berbagai kegiatan yang dilakukan Bupati Malang M. Sanusi yang juga petahana. Namun, Kabag Umum Setda Kabupaten Malang Diah Ekawati Nikotina mengatakan mobil itu adalah aset Pemkab Malang. Namun dirinya tidak mengetahui persis proses peminjamannya.

“Kalau dipinjam seharusnya maksimal dua hari dikembalikan ke Pemkab Malang karena aset. Itupun yang boleh meminjam adalah instansi pemerintahan dan bukan untuk pribadi,” kata Diah saat dihubungi, Senin (7/9/2020).

Disinggung soal plat nomor berwarna merah yang sudah berganti menjadi plat hitam, Diah menegaskan mobil yang dipinjamkan tersebut dilarang berganti plat hitam, “Sangat dilarang, enggak boleh mobil plat merah diganti plat hitam apalagi nomornya diganti” jelas Diah.

Terkait ijin peminjaman mobil kepada beberapa oknum wartawan, Diah mengaku tidak tahu menahu, “Kalau proses sih setahu saya dengan bersurat terlebih dulu, nanti disposisi pimpinan, apakah ke bagian Umum atau ke Bagian Aset,” ungkapnya.

Menanggapi viralnya berita tersebut, koordinator Kelompok Kerja Jurnalis Kabupaten Malang, Cahyono angkat bicara, bahwa dirinya mengajukan surat secara resmi terkait pinjam pakai kendaraan tersebut.

“Menanggapi pemberitaan di beberapa media online terkait kendaraan aset milik Pemkab Malang, yang dipinjam pakaikan kepada wartawan yang bertugas peliputan di wilayah Kabupaten Malang,” katanya, Selasa (8/9/2020).

Menurutnya, hal ini saya sebagai Koordinator Kelompok Kerja (Pokja) jurnalis Kabupaten Malang Cahyono, sebelumnya sudah mengajukan surat secara resmi kepada Bupati Malang dengan nomor surat 0112/PJ.Kab.Mlg/V/2020 terkait pinjam pakai kendaraan yang saya tandatangani pada 11 Mei 2020.

“Sedangkan dari pengajuan pinjam pakai kendaraan tersebut, sudah mendapatkan disposisi dari Sekretaris Daerah (Sekda) dan Asisten III Pemkab Malang pada 9 juni 2020. Selanjutnya ditindaklanjuti Kepala Bagian Umum, sehingga proses pinjam pakai kendaraan sudah sesuai dengan aturan,” tandasnya. (Red)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed