oleh

Tony Herbiansah Bersama Kadis Ketahanan Pangan di Periksa Bawaslu Koltim

-politik-14,003 views

Detik Bhayangkara.com, Koltim – Proses pelaporan yang dilakukan oleh Kuasa Hukum paslon Samsul Bahri – Merya (SBM) terkait pelanggaran yang diduga dilakukan oleh Bupati cuti Kabupaten Kolaka Timur, Tony Herbiansah sedang didalami oleh Badan Pengawas Pemilu Koltim.

Informasi yang dihimpun dari kantor Bawaslu Koltim, Hari ini, Selasa (6/10/2020) pagi pihak Bawaslu memeriksa Tony. Petahana pilkada Koltim itu diambil keterangannya selaku terlapor dalam dugaan pelanggaran penggunaan kewenangan, program pada kegiatan Rembug Gabungan Kelompok Tani yang dilaksanakan pada, Sabtu (12/9/2020) lalu.

Selain Tony, Bawaslu juga memeriksa Kepala Dinas Ketahanan pangan dan Peternakan Koltim, Lasky Paemba yang turut menghadiri kegiatan tersebut.

Koordinator Divisi Hukum, Penindakan Pelanggaran (HPP) Bawaslu Koltim, La Golonga yang hendak dikonfirmasi di kantornya, sedang berada di Kecamatan Lambandia. Saat dihubungi melalui via telepon juga tidak berhasil, sebab handphonenya dalam keadaan tidak aktif.

Dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh Tony dilaporkan oleh kuasa hukum pasangan calon Samsul Bahri Madjid-Andi Merya Nur (SBM).

Berdasarkan laporan kuasa hukum SBM bahwa pada acara pertemuan Gapoktan yang dihadiri oleh Tony Herbiansah tidak dalam kapasitasnya selaku Pimpinan Partai Nasional Demokrat (Nasdem), melainkan Bupati Kolaka Timur aktif.

Dalam sambutannya, Tony memposisikan diri seolah-olah acara tersebut adalah kegiatan kepartaian yang sedang menjelaskan atau memberikan pengarahan dengan menyebut keberhasilan partai Nasdem dihadapan tamu undangan pada acara Rembug Gapoktan.

Ibarat Gapoktan itu adalah kader-kader Partai Nasdem yang sedang mendengarkan dan diberi pengarahan, atau sambutan-sambutan tentang keberhasilan lembaganya.

Berikut beberapa potongan audio yang diajukan kuasa hukum SBM ke Bawaslu:

“ Ya, terus terang saja, saya ini ketua DPW Partai Nasdem, ya saya gunakan untuk bertemu dengan Menteri Pertanian, demi daerah terpaksa mengunakan label Nasdem”.

“Sekaligus menepis isu, janganmi pilih pak Tony tidak ada pembangunannya, ini bukan kampanye tapi menyampaikan, salah satu contoh pembangunan jalan usaha tani di tahun 2014 saya bikin 22 (dua puluh dua) Kilo meter sampai di tahun 2020 mencapai 168 (seratus enam puluh delapan) Kilo meter”.

Hal lain bahwa disekitaran halaman lokasi diadakannya kegiatan Rembug Gapoktan diduga terdapat beberapa atribut bakal calon Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansah-Baharuddin, di kendaraan roda empat (mobil) berwarna kuning tertulis Bersatu, dan bergambar bakal calon Bupati Kolaka Timur Tony Herbiansah-Baharuddin, dan gambar Hj.Surya Adelia, Istri Bupati. Diduga atribut tersebut bagian dari pengarahan atau mobilisasi massa. (to’)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed