oleh

Diduga Kejar “Keuntungan Besar” Bangunan Jembatan Dikerjakan Asal-asalan

-headline-10.299 views

Detik Bhayangkara.com, Koltim – Pekerjaan pembangunan jembatan yang menelan anggaran kurang lebih 500 juta yang berada di desa poni-poniki diduga dikerjakan dengan cara asal jadi.

Jembatan yang belum lama dikerjakan tersebut menghubungkan antara Dusun l dan dusun lll sebagai akses masyarakat untuk membawa hasil kebun serta sebagai jalan utama menuju jalan poros.

Namun sayangnya jembatan yang dikerjakan dengan dana negara yang dialokasikan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebesar 500 juta tersebut, malah diduga digunakan dengan tujuan memprioritaskan keuntungan dibanding kwalitas pekerjaan.

” Baru saja selesai sudah mulai longsor timbunannya dan sangat mengkhawatirkan untuk dilalui apalagi kendaraan roda empat (mobil). Masa anggaran 500 juta modelnya seperti itu,” kata salah seorang warga yang sering melintasi jembatan tersebut pada, (01/12/2020).

Menurutnya, selain dari cara kerjanya yang terkesan asal-asalan, disekitar jembatan juga tidak dibersihkan, dan masih banyak timbunan batu gunung berserakan sehingga berpotensi terjadi kecelakaan bagi pengguna yang melintasi jembatan tersebut.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Ansarullah saat dihubungi melalui pesan WhatsApp (02/12/2020), dibaca namun tidak merespon seakan tidak mau tahu dengan kondisi jembatan tersebut. Hal ini dapat diindikasikan bahwa telah terjadi dugaan konspirasi antara pihak kontraktor dan kepala BPBD. (to*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed