oleh

Pedagang Resah Bau Sampah di Pasar Bululawang

-daerah-11,761 views

Detik Bhayangkara.com, Kabupaten Malang – musim hujan memang membuat sampah berbau aroma tak sedap jika sampah itu tidak segera di angkut oleh Dinas Lingkungan hidup ( DLH ), Selasa ( 08 /12 / 2020 ).

Pedagang KS ( inisial ) mengungkapkan ke awak media, sampah yang berada di pasar Bululawang sebelah timur aromanya tidak sedap jika tidak segera di angkut dan menumpuk, dan kita merasa terganggu dengan bau tersebut.

”Saya berharap kepada Dinas Lingkungan Hidup sampah tersebut segera di angkut dan tidak menumpuk pasalnya jika terlambat mengangkut sampah dan terkena hujan baunya sangat menyengat hidung,” ucapnya.

Kepala pasar Bululawang, Dwi Edy Susanto menjelaskan tentang sampah yang ada di pasar Bululawang sebelah timur itu sampahnya tidak dari pedagang pasar saja, melainkan ada tambahan dari Desa Wandanpuro dan Desa Bululawang bahkan sampah tersebut ada yang berasal dari Kecamatan Tajinan,” jelasnya.

”Sampah tersebut cepat menumpuk jika tidak segera di angkut oleh Dinas Lingkungan Hidup, apalagi musim hujan sampah jika terkena hujan maka akan menimbulkan aroma tidak sedap dan menyengat hidung,”ungkap Edy.

Masih menurut Edy, sampah ini berasal dari Desa wandanpuro ini ada 7 gerobak, masing masing gerobak tiap harinya dua kali atau tiga kali pembuangan sampah di wilayah Pasar Bululawang dan di tambah sampah dari Desa Bululawang.

”Belum lagi sampah dari Kecamatan Tajinan pernah di temukan sampai pegawai dari Dinas Lingkungan Hidup Ngateno sampai ribut dengan pengantar pembuang sampah tersebut,” ungkapnya.

Belum lagi hari libur, sampah akan cepat menumpuk karena menerima pembuangan sampah dari pedagang pasar sendiri, Desa Wandanpuro, Desa Bululawang, terkadang ada juga dari Kecamatan Tajinan.

”Saya berharap ada jalan keluarnya tentang sampah itu, dan akan berkomunikasi dengan DLH dan Dua Desa tersebut serta yang dari Kecamatan Tajinan,” tandasnya. ( RZ )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed