oleh

FKPJ dan YPPI Rencana Akan Gelar Talk Show Bersama Tokoh Jepara

-daerah-10.171 views

Detik Bhayangkara.com, Jepara – Forum Komunikasi Pewarta Jepara Indonesia ( FKPJ )bersama Yayasan Pena Pewarta Indonesia ( YPPI ) akan menggelar ” Talk Show “ bersama Tokoh Jepara, yang belokasi di Kebun Tanasa Resto Jl. Pantai Karangkebagusan IV, Karangkebagusan,Kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara, Jum’at (15/01/2021) pukul 20.00 Wib – selesai, Selasa ( 12/01/2021 ).

Talk Show yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pewarta Jepara Indonesis bersama Yayasan Pena Pewarta Indonesia ( YPPI) akan menggelar kembali yang kali ketiga ini dengan mengangkat sebuah tema ” Potensi Jepara Dalam Menghadapi Tantangan Global “ sebagai Host ( tuan rumah) dalam acara tersebut Didin Ardiansyah dengan menghadirkan Nara Sumber diantaranya, Drs. Hadi Priyanto,MM.( Penulis Sejarahwan), H.Nurul Fatah,SH, MM,dan Ulil Abshor ( Pemerhati Sejah),yang disponsori oleh : Youtube Streaming Channel TV, Facebook Live Streaming,Rojoku TV, dan PP Permata Plastik.

Tamu yang akan undang dalam acara gelar “Talk Show ” tersebut antara lain,  Forkominfo Kabupaten Jepara,Jajaran Pengurus Aliansi Jepara Bangkit ( AJB ), Jajaran Pengurus Yayasan Pena Pewarta Indonesia( YPPI),Pengurus Ormas Pemuda Pancasila Kabupaten Jepara,Media,LSM,dan Ormas yang lainnya.

Saat awak media konfirmasi kepada Punomo selaku Pembina Aliansi Jepara Bangkit ( AJB )melalui Via handphone tentang akan digelarnya talk show, Jum ‘at (15 Januari 2021) mendatang beliau mengatakan bahwa, tujuan digelarnya talk show mendatang agar ke depannya talk show bisa menjadi wahana alat kontrol sosial,sebagai penyeimbang Demokrasi.

“Perlu kita ketahui,sebagai media
kita memahami UU No.40 Tahun 1999,dijelaskan bahwa Negara Demokrasi terdapat 4 pilar yaitu: Eksekutif,Legislatif,Yudikatif,dan Jurnalistik sebagai fungsi kontrol,” ucapnya.

Namun demikian karena tuntutan kebutuhan dan perut terkadang seorang Jurnalis atau wartawan lupa akan tupoksinya sebagai alat kontrol.

Hal tersebut sangat ironis sekali yang tidak dapat dihindari,dan tidak mudah pula membangun mental jurnalis yang militan.

“Oleh karena itu kita ingin mencoba untuk belajar bersama menuju yang lebih baik maju terus pantang mundur dalam kebersamaan satu pena,” ucapnya. ( Adhi.S )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed