oleh

Study Banding Padepokan Lereng Kelud ke Sentra Budidaya Ikan Koi di Ponggok Blitar

-daerah-11,409 views

Detik Bhayangkara.com, Kediri Raya – Patut diapresiasi semangat maju yang dilakukan oleh sesepuh Padepokan Lereng Kelud ini. Pasalnya..belum seumur jagung Padepokan Lereng Kelud dilauncingkan sudah ada gebrakan yang dilakukan oleh sesepuh leleng Kelud dengan mengadakan kunjungan study banding ke sentra Koi di Ponggok Blitar, Kamis (11/2/2021) siang.

Dengan di ikuti oleh empat tokoh lereng Kelud, yakni Roby Wjanarko, Agung Sukoco, Muhadjirin dan Kang Doel study banding berjalan lancar.

Menurut Robby Wijanarko suhunya Koi Klanderan mengatakan, pada awak media tujuan study ke Blitar, kami bersama para anggota mengadakan kunjungan ke sentra ikan koi di Ponggok Blitar ini ini untuk saling menggali ilmu bersama-sama antara petani Koi Kediri dan Blitar.

“Pada prinsipnya pengetahuan dan pengalaman dalam budidaya ikan hias seperti jenis koi ini semuanya hampir sama. Perlakuan dan caranya semua sama. Jadi kita disini juga mau melihat-lihat semua jenis koi yang ada di Blitar siapa tahu ada jenis baru yang unggul dan mempunyai nilai jual tinggi,” tegasnya.

Disela-sela kunjungan, Kamal pemilik sentra Koi di Blitar mengatakan pada awak media tentang pemasarannya ikannya yang sampai ke Tanzania (benua Africa).

“Alhamdulillah pak…berkat ketekunan dan optimis serta semangat yang tinggi pemasaran ikan kami sampai ke Africa tepatnya di negara Tanzania, “ucapnya.

“Semua ini kami lakukan dengan cara penjualan online saja. Disaat pandemi kayak ini permintaan ikan koi sangat luar biasa banyaknya. Ini kami lagi packing yang akan kami Kirim ke Pasuruan …ya lumayan banyak…yang penting disyukuri saja…rezeki sudah ada yang mengatur,” terangnya santai.

Kalau melihat begitu banyaknya ikan jenis koi yang siap kirim mungkin berapa nilai ekonomi ikan hias koi yang ada akuarium tersebut.

Dia menjelaskan, semua tergantung ukuran, jenis dan gradenya. Kendala yang membayangi usahanya yakni adanya listrik padam.

“Kemarin kita juga lagi apes pak..karena saat itu listrik padam ikan koi yang sedang dikarangtina banyak yang mati juga, mungkin ini cobaan dan lagi apes, ” tandasnya. (RD”08)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed