oleh

Mbak Wabup Dewi hadiri pelatihan progam tani organik di Mojo Kediri

Detik Bhayangkara.com, Kediri – Program 100 hari kerja yang dicanangkan saat kampanye oleh pasangan Bupati Kediri, H. Hanindhito Himawan Pramana, S.H dan Wakilnya Dewi Mariya Ulfa, S.T untuk melakukan program pelatihan demi suksesnya program Desa Inovasi Tani Organik (DITO) berjalan sukses.

Salah satunya yakni acara yang digelar di rumah Thamri, warga Desa Kedawung Kecamatan Mojo yang diikuti masyarakat desa tersebut, Selasa (13/4/2021).

Program DITO rupanya mendapatkan apresiasi dari masyarakat desa di Kabupaten Kediri, hal ini dapat dilihat dalam setiap pelatihannya mendapat antusias dari masyarakat.

Usai acara DITO di Mojo, Wabup Kediri, Dewi Maria Ulfa, S.T yang akrab disapa Mbak Wabup mengatakan, bahwa ini merupakan program prioritas, selain infrastruktur, dan pariwisata.

“Ini merupakan program prioritas Mas Bup yang sangat konsen untuk pertanian, jadi kami mengajak para petani ke pertanian organik. Bahwa kita tidak hanya pelatihan, tapi pendampingan tanam sampai dengan pemasarannya kita carikan pasarnya untuk hasil-hasil pertanian organik Kabupaten Kediri. Insya Alloh dalam 100 hari, ada ekspor beras organik dari Kabupaten Kediri. Kita sediakan lahan 18 hektar telah sertifikasi untuk pasar Eropa dan Amerika,” ucap Mbak Dewi.

“Lokasi lahan tersebut, tersebar di kecamatan Semen, Purwoasri, Kandangan dan kecamatan Kepung. Namun besar harapan pemerintah daerah, agar semua petani di Kabupaten Kediri segera beralih dan mendukung suksesnya lumbung pertanian organik,” ujarnya.

Sementara itu Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dipertabun) Kediri, Anang Widodo dikonfirmasi terkait eksport membenarkan,

“Ekspor dalam proses persiapan jadi kemarin kita sudah selesai audit internasional untuk sertifikasi Eropa sama Amerika. Saat ini untuk swasembada pangan kita tidak boleh ekspor beras putih kecuali beras khusus yaitu beras organik. Beras ini punya performance taste berbeda, rasanya lebih wangi lebih punel. Sedangkan untuk pasar luar yang penting indeks gluten-nya sangat rendah,” pungkasnya. (*Rd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed