oleh

Proyek kemendikbud Ristek – RI nilai 2.4 Milyard Tanpa Tender Dikelola sendiri oleh SMK Widya Dharma Turen

-headline-11,189 views

Detik Bhayangkara.com, Kabupaten Malang – Terkait pembangunan gedung SMK Widya Dharma Turen di Kecamatan Turen dengan nilai 2.4 M tanpa tender, diduga melanggar perpres No. 12 tahun 2021 tentang perubahan atas perpres No. 16 tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah, Senin ( 21 / 06 / 2021 )

Penunjukan langsung adalah metode pemilihan untuk mendapatkan penyedia barang / pekerjaan jasa konstruksi / jasa lainnya yang bernilai paling banyak Rp 1.000.000.000.- ( satu milyard ) dan paling sedikit Rp 200.0000.000,- ( dua ratus juta rupiah ).

Sedangkan tender terbatas adalah tender dengan pascakualifikasi yang pesertanya terbatas pada pelaku usaha untuk mendapatkan penyedia barang / jasa konstruksi atau jasa lainnya paling sedikit Rp 1.000.000.000,- ( satu milyard ) dan paling banyak Rp 2.500.000.000,- ( dua milyard lima ratus juta rupiah ).

Kepala penanggung jawab pembangunan proyek gedung SMK Swasta Widya Dharma Turen, Eny saat di konfirmasi awak media menyebutkan bahwa proyek bernilai Rp 2.400.000.000,- ( dua milyard empat ratus juta rupiah ) ini program kemendikbud Ristek – RI kenapa tanpa tender, di duga melanggar Perpres No. 12 tahun 2021 tentang perubahan Perpres No. 16 tahun 2018, pembangunan proyek ini di kelola sendiri oleh pihak sekolah yang di handle langsung oleh kepala sekolah tanpa menggunakan perusahaan jasa konstruksi CV.

“Pembelanjaan matrial proyek pembangunan Gedung SMK Swasta Widya Dharma Turen di kelola sendiri dan saya sendiri yang membelanjakan di dampingi team tekhnis dari pihak sekolah,” ungkap Eny.

Sesuai UU No. 14 tahun 2014 tentang keterbukaan informasi publik, pembangunan gedung SMK Swasta yang menggunakan dana APBN harus didertai papan nama, namun dalam proyek tersebut tidak ada papan nama proyek yang bernilai Rp 2.400.000.000,- ( dua milyard empat ratus juta rupiah ).

Hingga berita di tayangkan kembali, kepala pembangunan SMK Swasta Widya Dharma Turen, Wiwid tidak bisa dihubungi lantaran di blokir ponsel WhatsApp awak media, sehingga Kepala sekolah SMK Swasta Widya Dharma Turen belum bisa di konfirmasi (Bersambung). ( RZ )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed