oleh

Komunitas Lintas Agama Gelar Doa Bersama Untuk Menanggulangi Wabah Covid-19 di Jepara

-daerah-11,239 views

Detik Bhayangkara.com, Jepara – Paguyuban Kasepuhan Ngawulo Gusti Jepara menggagas dan melaksanakan, acara Doa Bersama Lintas Agama untuk menanggulangi wabah Pandemi Covid-19 khususnya di Kabupaten Jepara dan Indonesia pada umumnya.

Acara berlangsung khidmat dalam suasana tenang dan tenteram, di Petilasan Eyang Sutojiwo (Mbah Suto) Desa Bondo, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Kamis (1/7/2021).

Hadir dalam acara Doa Bersama Lintas Agama, antara lain Wakil Ketua DPRD Jepara dari Partai Nasdem H. Pratikno, Anggota Kasepuhan Ngawulo Gusti, Petinggi Bondo, Petinggi Bangsri, Pengurus Persatuan Penyehat Herbal Tradisional Indonesia (PPHTI) Jepara, tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Koordinator lapangan Kasepuhan Ngawulo Gusti, Eni Indrayani yang berasal dari desa Guyangan, Rt.01/Rw.02, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara mengatakan, kegiatan acara doa bersama lintas agama ini, bekerja sama dengan Persatuan Penyehat Herbal Tradisional Indonesia (PPHTI),sebagai penyedia obat herbal untuk pencegahan penularan Covid -19.

Acara dipimpin langsung oleh Ketua Kasepuhan Ngawulo Gusti Sapto Heru Ananta (mantan guru dan tokoh agama) dari desa Kuwasen, Kecamatan Jepara,yang berlangsung khitmad, dimulai pukul 20.00 WIB dan berakhir pukul 22.00 WIB.

“Tiada henti-hentinya, kami selalu menggelar acara Doa Bersama. Memohon kepada Tuhan YME, agar pandemi Covid-19 segera berakhir di bumi nusantara tercinta ini,” ungkap Heru.

Dalam kesempatan yang sama, Petinggi atau Kepala Desa Bondo, H. Purwanto dalam sambutannya mengatakan, “Kami sangat berterima kasih, kepada Paguyuban Kasepuhan Ngawulo Gusti, yang begitu peduli dengan menggelar doa bersama lintas agama, untuk menanggulangi adanya wabah Covid-19.

Seperti kita ketahui bersama, khususnya Kabupaten Jepara, sampai saat ini masih masuk zona merah dan terjadi peningkatan kasus Covid-19,” kata H. Purwanto.

Sementara Doa Tahlil dipimpin oleh Kyai Nursaid asal desa Mororejo, dilanjutkan Doa Tolak Balak oleh Gus Sholeh.

Istigosah sebagai Doa penutup dipimpin oleh Romo Kyai H. Zainuddin, yang akrab di sapa Abah Udin.

Pimpinan Pondok Pesantren di desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.

Hadir pula Sunarto atau Narto Patih mantan ASN, sekaligus budayawan pelaku seni tayub dan kesenian karawitan, yang berdomisili di kali wiso, samping pasar ratu Jepara.

Acara berlangsung dengan mematuhi Protokol Kesehatan 5M dalam kondisi PPKM di wilayah Kabupaten Jepara. ( Narso Jr )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed