oleh

Rapat Koordinasi Dalam Rangka Pengamanan Natal th. 2021 dan Tahun Baru 2022

-daerah-10.199 views

Detik Bhayangkara.com, Kab. Jepara – Supaya Tercipta Keamanan dan Ketentraman di Wilayah Kecamatan Jepara Polsek Jepara Kota adalah tema dari kegiatan rapat koordinasi dalam rangka pengamanan Natal tahun 2021 dan Tahun Baru tahun 2022 yang bertempat di Pendopo Kecamatan Jepara, Selasa ( 30/11/2021 ).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain :
1. Kapolsek Jepara Kota IPTU Noor Biyanto, SH., MH
2. Danramil 01 Jepara diwakili Ba Tuud Peltu Lukman A
3. Camat Kec. Jepara Kota M. Suherman
4. Para Kanit Polsek Jepara Kota
5. Lurah dan Petinggi se Kecamatan. Jepara Kota
6. Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Jepara Kota
7. Anggota Babinsa Koramil 01 Jepara
8. Ketua FKUB Kab. Jepara, DR. Mashudi, S.Ag., M.Ag
9. Ketua MWC NU Kecamatan Jepara, Aenur Rofiq
10. Ketua PC Muhammadiyah Kecamatan Jepara Kota Fadkhan
11. Perwakilan Pengurus dan koordinator keamanan masing-masing Gereja dan Rumah Ibadah se Kecamatan Jepara Kota
12. Ketua Banser Kecamatan Jepara Kota Roziqin
13. Perwakilan Kokam Kecamatan Jepara Kota Kohar

M. Seherman selaku Camat Kecamatan Jepara Kota, mengucapkan salam hormat kepada Kapolsek, Danramil yang diwakili dan seluruh tamu undangan yang hadir.

“Bahwa hari ini kita bersama-sama menyatukan beberapa pandangan dari beberapa umat beragama, yang mana kita tinggal di Indonesia terdapat banyak beraneka ragam budaya dan agama,” ucap camat Jepara Kota.

Alhamdulillah di Kab. Jepara hubungan antar umat beragama tetap terjalin harmonis dan saling menghormati, untuk itu kita semua yang- hadir harus dapat menjaga.

Hubungan yang harmonis antar umat beragama menjadikan kegiatan ibadah lebih tenang dan nyaman tanpa ada rasa khawatir.

Mendekati pelaksanaan kegiatan perayaan natal dan tahun baru rawan adanya kegiatan dari kelompok-kelompok radikal yang dapat menjadikan situasi tidak kondusif, untuk itu saya mengajak kepada seluruh yang hadir ikut bersama-sama menjaga keamanan dan tidak terpengaruh dari kelompok tersebut.

Ketua FKUB Kab. Jepara, DR. Mashudi, S.Ag., M.Ag mengucapkan, salam hormat kepada seluruh yang hadir, sebelumnya mengucapkan permohonan maaf datang terlambat dalam kegiatan ini yang mana tadi malam ada rapat pembahasan tentang kerukunan.

“Bahwa kerukunan tidak bisa ditawar lagi, untuk itu kita harus dapat menjaga. Hasil rapat tadi malam telah menyepakati Kab. Jepara sebagai Kabupaten Kerukunan ini sudah diakui dari Kesbangpol Prov. Jateng,” katanya.

Ditambahkannya, saya berpesan kepada seluruh yang hadir jangan sampai terpengaruh terhadap orang/kelompok yang tidak suka dengan kerukunan.

“Untuk Kab. Jepara yang mendapatkan predikat aman, kita bersama-sama harus dapat meningkatkan menjadi Jepara sangat aman,” tegasnya.

Bahwa sifat toleransi terlihat dari perilaku keseharian, sifat toleransi sangat mahal harganya untuk itu kita harus tetap menjaga, agar tercipta situasi yang aman dan kondusif.

“Kita semua harus dapat membantu Aparat keamanan dalam menjaga situasi kondusifitas Wil Jepara menjelang perayaan natal dan tahun baru,” tegasnya.

Kapolsek Jepara Kota IPTU Noor Biyanto, SH., MH dalam sambutannya,
Mengucapkan salam hormat dan ucapan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir,bahwa dari Polsek, Koramil dan Kecamatan selalu kordinasi terkait keamanan di wilayah Kecamatan Jepara Kota, untuk itu kepada seluruh tamu yang hadir harapannya juga bisa membantu menjaga situasi yang kondusif ini tetap terjaga.

“Untuk di wilayah Kecamatan Jepara Kota terdapat 6 Gereja dan 2 Rumah Tempat Ibadah, karena jumlah Gereja sedikit nantinya pola keamanan dilakukan secara melekat,” jelasnya.

Dari Pemerintah Pusat pada tahun ini tidak ada larangan mudik, namun dari Kepolisian akan melakukan kegiatan Kepolisian yang ditingkatkan,sedangkan untuk Ops lilin pelaksanaannya mulai 24 Desember 2021 hingga 02 Januari 2022.

Nahdatul Ulama ( NU ) dan Muhammadiyah berharap agar untuk anggota banser dan kokam dapat ikut membantu keamanan di gereja pada saat berlangsungnya kegiatan perayaan ibadah natal.

Kapolres Jepara berpesan,terkait perayaan tahun baru untuk mengantisipasi euforia dari masyarakat, agar kita semua yang hadir ikut memantau tempat-tempat yang ramai dikunjungi masyarakat,tuturnya.

Untuk Lurah/Petinggi yang wilayahnya terdapat tempat wisata agar memasang aplikasi barcode peduli lindungi, yang mana jumlah masyarakat yang tervaksin masih kurang dari target.

Harapannya kita semua lebih giat memberikan informasi tentang vaksin, supaya masyarakat yang belum+ vaksin segera vaksin.

Untuk Gereja yang belum terpasang cctv yang arah ke jalan agar dipasang, bertujuan untuk memantau orang yang berada disekitar jalan Gereja dan dapat merekam apabila terjadi kejadian.

Sedangkan Danramil 01 Jepara diwakili Ba Tuud Peltu Lukman mengucapkan, salam hormat kepada seluruh yang hadir,serta menyampaikan bahwa timbulnya situasi aman dan kondusif suatu wilayah itu dapat terbentuk karena atas kerjasama dari masing-masing tokoh.

Sebagai contoh di wilayah Ambon pernah terjadi permasalahan akibat agama yang manjadikan di wilayah tersebut tidak aman dan masyarakatnya sangat khawatir, harapannya di Kabupaten Jepara yang sudah aman dan kondusif kita semua bisa menjaga.

TNI-Polri selalu bersinergi untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat dan menjaga keamanan wilayah.

Di Gereja Stella Maris tetap berlangsung seperti kegiatan rutin ibadah minggu pagi hanya saja temanya diganti dalam rangka Natal, serta gereja ditempat kami sudah terpasang cctv yang arah

Kapolsek mengucapkan terima kasih atas informasinya kegiatan ibadah di Gereja Stella Maris, untuk CCTV supaya selalu dilakukan pengecekan demi keamanaan dan kenyamanan saat melakukan ibadah hari natal.

Budi dari Gereja Alfa Omega menyampaikan bahwa,data lansia yang belum tervaksin dari Gereja akan melakukan pendataan, untuk pelaksanaan kira-kira kapan…?

“Kapolsek menimpali, Apabila datanya sudah ada nanti saya kordinasikan dengan Pihak Puskesmas Kec. Jepara Kota. “tandasnya.

Sumadi,selaku petinggi Bandengan menyampaikan Bahwa di wilayah Desa Bandengan terdapat tempat wisata Pantai yang dikelola oleh pihak Pemerintah, selain itu juga ada wisata pasir putih untuk pencegahan dari wisatawan yang berdatangan mohon bantuan dari kapolsek

Sesuai dengan edaran mendagri untuk Jawa – Bali tempat wisata dibatasi 25% dari Kapasitas, terkait masyarakat yang berkunjung di tempat wisata kita bisa memasang barcode peduli lindungi yang belum vaksin tidak boleh salah satu upaya pencegahan kerumunan, selain itu dari Kapolres Jepara akan membuatkan Posko dan ada personil yang jaga untuk memantau wisatawan.

Harapannya dari Satgas PPKM dapat bersama-sama untuk mencegah penyebaran virus covid 19 menjelang perayaan natal dan tahun baru.

Selama kegiatan berlangsung aman dan kondusif. ( Sunarso Jr )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed