oleh

“Azis berbaju Nasdem” Ibarat Tamparan Buat Partai Gerindra

-politik-10.797 views

Detik Bhayangkara.com, Koltim – Tampilnya Abdul Aziz bersama Siska Karina Imran Wakil Walikota Kendari dalam acara peresmian Nasdem Tower yang mengenakan Baju Biru dengan Pin berlogo Partai Nasdem dinilai beberapa kalangan sebagai tamparan yang mempermalukan Partai Gerindra, pasalnya Partai Gerindra diketahui sebelumnya telah mengeluarkan rekomendasi pencalonan Azis untuk mengisi kekosongan jabatan Wakil Bupati Kolaka Timur, dan sekaligus mengklaim kalau calon yang diusungnya adalah kader partai.

“Kejadian tersebut adalah tamparan keras yang mempermalukan Partai Gerindra”, ujar Asri Alam Andi Baso sekretaris Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Kab. Kolaka Timur, menanggapi hal tersebut.

Menurutnya, apa yang dilakukan Abd. Azis tidak etis secara politis dan mempermalukan partai berlambang Garuda tersebut.

“Menghadiri kegiatan partai lain, tentu tidak salah dan sah-sah saja, kita pahami itu sebagai strategi beliau meraih dukungan partai Nasdem dalam pemilihan nanti, yang tidak etis adalah mengenakan baju partai tersebut yang disertai dengan pin yang seakan-akan memproklamasikan dirinya sebagai kader partai Nasdem,” jelas Andi Asri sapaan akrab mantan LO SBM Pilkada Koltim 2020 ini.

Andi Asri bahkan menilai, tampilnya Abd. Azis secara terbuka mengenakan atribut partai Nasdem adalah isyarat bahwa yang bersangkutan menarik diri dari kontestasi pengisian kekosongan jabatan Wakil Bupati Koltim.

“Bisa jadi ini sebenarnya isyarat dari Azis kalau beliau menarik diri dari pertarungan Pilwabup Koltim, saya tidak yakin beliau akan melakukan langkah blunder yang mempermalukan partai Gerindra kalau masih ada keinginan untuk bertarung di Pilwabup Koltim,” terangnya.

Lanjut Andi Asri, bagi Partai Gerindra sendiri yang sudah memberikan rekom pencalonan untuk Azis, tentu akan melakukan pengkajian kembali terhadap rekom tersebut.

“Ini pertaruhan citra partai, saya yakin Gerindra akan melakukan pengkajian kembali terhadap rekom yang sudah dikeluarkan, akankah dipertahankan atau menarik rekom lama dan membuat rekom untuk figur yang lain, taruhannya bukan hanya dalam Pilwabup Koltim yang sementara berproses, tapi juga menghadapi pemilu dan pilkada serentak 2024 khususnya di Kab. Kolaka Timur,” jelas Andi Asri panjang lebar.

Andi Asri berharap, Partai Gerindra sebagai salah satu Partai pengusung pemenang Pilkada Koltim 2020 dapat lebih peka dalam menangkap aspirasi masyarakat banyak.

“Dan melakukan langkah-langkah kongkrit dalam mendorong percepatan pengusulan calon ke DPRD,” tutupnya.(@ntDB)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed