oleh

Atlit Pobda Sanggau di Lepas Langsung Oleh Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot

-olah raga-10.113 views

Detik Bhayangkara.com, Sanggau –  Sebanyak 15 orang atlet Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Sanggau, ditambah 4 orang pelatih dan 2 orang tenaga kesehatan, serta 5 orang pendamping dari Disporapar Kabupaten Sanggau, di berangkatkan untuk mengikuti kejuaraan (Popda) tahun 2022 di Pontianak.

Wakil Bupati Sanggau Yohanes Ontot melepas secara langsung kontingen atlet Popda Kabupaten Sanggau, pelepasan kontingen, di Halaman Kantor Bupati Sanggau, Selasa (28/8).

Yohanes Ontot mengatakan, Pemerintah Daerah Sanggau selalu mendukung para atlet untuk dapat menyumbangkan medali emasnya dalam setiap kejuaraan tersebut.

“Saya berharap para atlet bertanding dengan semangat tinggi, dan tentu tujuan paling utama adalah bagaimana mereka memperoleh mendali pertama mendali emas,” ungkapnya.

Yohanes Ontot turut berpesan kepada para pelatih untuk selalu mengingatkan dan mengarahkan para atlet untuk berlatih dengan disiplin yang tinggi.

“Dengan semangat yang tinggi untuk memperoleh juara seperti apa yang kita semua harapkan,” tandasnya.

“Sebanyak 7 cabang olahraga (Cabor) yang dipertandingkan dalam kejuaraan Popda tahun ini, namun hanya 4 cabor yang dapat diikuti oleh atlet Popda Kabupaten Sanggau,” ungkap Toto Martono Kepala Dinas (Kadis) Pemuda Olahraga Dan Pariwisata DISPORAPAR Kabupaten Sanggau melalui Nugroho suharjo Sekretaris DISPORAPAR Kabupaten Sanggau.

Nugroho menyebut dari 7 cabor hanya 4 cabor yang di ikut sertakan oleh atlet Popda Sanggau, diantaranya Pencak Silat, Tinju, Sepak Takraw dan Bulu Tangkis.

“Dengan semangat yang tinggi untuk memperoleh juara seperti apa yang kita semua harapkan,” tegasnya.

“Dengan keterbatasan anggaran yang tersedia, serta pertimbangan daya saing keolahragaan Kabupaten Sanggau, kita tidak dapat mengikutsertakan cabang olahraga Sepak Bola, Basket dan Voli,” ungkapnya.

Menurut Nugroho Kegiatan Popda Sempat vakum selama 2 tahun pada masa pandemi Covid-19, serta informasi kegiatan baru di putuskan keolahragaan Provinsi Kalbar pada bulan Febuari 2022.

“Selain Keterbatasan anggaran OPD karena pengalihan anggaran untuk kesehatan, juga disebabkan karena tidak ada informasi agenda Popda pada saat penyusunan anggaran di tahun ini, yang ada hanya anggaran kompetisi dalam cabang olahraga tertentu,” tutupnya. ( Peru Artiadi )

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed