oleh

Kelompok Pembudidaya Ikan Demak Menjalin Kemitraan Dalam Home Industri Abon Dengan Universitas Sebelas Maret Surakarta

-Pendidikan-10.271 views

Detik Bhayangkara.com, Demak -Pelaksanaan Pengabdian sebagai elemen Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Pelatihan dan Pengabdian kepada masyarakat terbukti disaat Jum’at-Sabtu (5-6/08/2022) di Saung Pokdakan Margo Mulyo Abadi desa Berahan Kulon kecamatan Wedung Kabupaten Demak.

Kegiatan tersebut rupanya benar–benar diterapkan oleh Universitas Sebelas Maret Surakarta, yang kampus pusatnya berada di wilayah Solo ini tidak pernah kehabisan stok SDM yang kompeten di bidangnya, terlebih dalam melahirkan SDM yang mengayomi masyarakat.

Dr. Laila Fitriana, M.Pd selalu Ketua Tim Pengabdian kepada masyarakat berhasil dalam melakukan kerjasama kemitraan dengan masyarakat, dalam rangka peningkatan kualitas dan kesejahteraan hidup masyarakat yang didampingi beberapa anggota dari dosen UNS yaitu Dr. Eng. Herman Saputro, M.Pd., M.T., Ir. Husin Bugis, M.Si, dan Drs. Ranto, M.T, menyampaikan bahwa, melakukan program pengabdian yang bertajuk Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan mitra kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan) Margo Mulyo Abadi di desa Berahan Kulon, kecamatan Wedung, kabupaten Demak ini sudah terjalin sejak 4 berjalan dan acara ini merupakan puncak agenda yang ditandai dengan serah terima 2 alat produksi abon.

”Program ini memberikan sumbangsih nyata keberadaan kampus UNS sebagai agen perubahan bagi masyarakat, dan program pengabdian ini memberikan bantuan berupa 2 alat mesin pengolahan abon yang berupa mesin goreng abon dan mesin spinner abon kepada kelompok pembudidaya ikan, yang merupakan salah satu kelompok UMKM sebagai binaannya,” ucap Dr. Laila dalam akhir sambutannya.

Ketua kelompok, Imam Wibowo  dalam kesempatannya menyampaikan,  rasa terima kasihnya yang tak terhingga.

”Pokdakan Margo Mulyo Abadi sebetulnya sudah lama memproduksi abon ikan, namun demikian memiliki kendala dalam pengolahannya yang terlalu memakan waktu dan jumlah SDM. Sehingga untuk kebutuhan konsumen yang besar, memiliki kesulitan tersendiri dalam hal produksi. Hibah Mesin Goreng Abon dan Mixer dari tim pengabdian dosen UNS ini yang memiliki konsep dasar seperti wajan sebagai media penggorengan dan mixer sebagai pengering cepat yang memiliki bentuk setengah pola dan memiliki mixer di dalamnya sangatlah membantu dalam memproduksi abon di kelompok,” kata Imam Wibowo.

Menurutnya, dengan adanya hibah mesin tersebut, anggota kelompok sekarang tidak perlu menggunakan tenaga untuk mengaduk bahan baku, bahkan hasil luaran yang dihasilkan lebih baik daripada pengolahan manual.

”Alat ini juga menggunakan bahan–bahan food grade karena lebih aman pada hasil produksi, sehingga lebih layak dikonsumsi konsumen dimana mesin Spinner itu sendiri memiliki fungsi khusus sebagai media peniris minyak dari hasil gorengan abon yang akhirnya anggota pokdakan tidak perlu menjemur hasil gorengan dikarenakan mesin ini sudah bisa terbebas dari minyak,” jelasnya.

”Tentu keberadaan alat ini sangat membantu dan meningkatkan produksi bagi kelompok Margo Mulyo Abadi ke depannya,” tandas Imam Wibowo saat serah terima hibah alat tersebut. (Sugondo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed