oleh

Hebat…!!! Perlu Diacungi Jempol, Ketua Forum TBM Demak, Ternyata Petani Sayuran

-daerah-10,212 views

Detik Bhayangkara.com, Demak – Bagi seseorang untuk mendapatkan rejeki tidak harus menjadi PNS, ini dilakoni oleh Pemuda Desa yang berasal dari Desa Jali, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak, Jum’at ( 5/7/2024 )

Muhammad Nasir, S.Pd merupakan salah satu Putra Daerah Kabupaten Demak yang berasal dari Desa Jali RT 04 RW 03 Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak yang ternyata bertalenta menekuni di berbagai bidang dari Skill yang ia miliki.

Ia selain Aktivis, Ketua Forum TBM Kabupaten Demak, Ketua TBM PELOPOR, Pengurus Pusat WGSI (Wadah Gerakan Santri Indonesia) ternyata juga seorang petani sayuran yang diberi nama ” Central Usaha Kangkung-Ku Khas Jali “.

Awak media saat bertemu dan mewawancarai mengatakan, sejak 2017 Nasir Jali sudah menekuni usaha ini, yang mana modal awal dulu didapat saat mendapatkan Hadiah dari ajang Duta Wisata Demak, Duta Gen Re Demak dan Duta Gen Re Provinsi Jawa Tengah dikumpulkan jadi satu dibuatlah usaha di bidang pertanian, hingga saat ini ia perkuat dalam Wisata Edukasi.

“Agar bisa memberikan edukasi kepada anak muda maupun masyarakat agar tidak takut jadi Petani, karena Petani adalah Penyangga Tatanan Negara Indonesia,” tuturnya.

“Sedangkan Pemasaran dilakukan di Pasar Tradisional, Pasar Pagi Wedung, Pasar Bintoro Demak,Cafe dan warung-warung terdekat,dan adapun waktu panen sayur ini tidak begitu lama cuma 25 hari sudah panen dan bisa dibuat tambah-tambah sebagai penghasilan yang cukup untuk menghidupi kehidupan nya selama ini,” ucapnya.

Kenapa Nasir ingin menjadi seorang petani karena Nasir ingin membuktikan dan ingin menjadi role model atau contoh bahwa bisnis atau usaha di bidang pertanian juga menjanjikan,dan memberikan semangat untuk kaum muda agar mau meneruskan perjuangan seorang Petani,jangan takut jadi Petani, Jangan takut untuk menjadi Petani Milenial yang menginspirasi.

Menjadi Petani pun juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan bisa membuat Tenaga Kerja Mandiri yang secara tidak langsung membantu pemerintah dalam mengurangi kemiskinan atau pengangguran.

Ia menambahkan, yang menarik lagi selain aktif sebagai petani muda,ia juga selalu menyempatkan membuat gerakan atau trobosan baru dan selalu memberikan motivasi pada anak-anak, pemuda dan lapisan masyarakat bahkan saat membuat aksi Gelar Buku atau Baca Buku Gratis Pun.

“Saya berinisiatif selalu membawa Tombong sayurnya yang digunakan untuk mengangkut buku-buku yang akan dibuat aksi di Alun-alun Simpang 6 Demak,yaitu Baca Buku Gratis setiap bulannya,sangat menginspirasi Pemuda Desa Jali ini selalu bergerak dan tidak kenal lelah,” pungkasnya. (Adhi S)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed